Apakah aku berkembang atau sekarat?
Menjadi manusia biasa saja memang akan selalu menjadi yang biasa-biasa saja, karena kebanyakan manusia biasa selalu berusaha berkompromi dengan kehidupannya. Kunci kebahagiaan dalam pandangan mereka adalah ketika mereka merasa nyaman dan aman dengan siapa saja dan dimana pun mereka berada. Begitu Steve Siebold menggambarkan tentang average people dengan champion people, dalam bukunya “77 Mental Toughness Secrets of The World Class: The Thought Processes, Habits And Philosophies of The Great Ones”.
Steve Siebold bahkan mengajukan pertanyaan yang cukup tajam bagi pikiran kebanyakan orang,
“Ask yourself this critical thinking question: Am I growing or dying? If your answer is dying, make decision today to become more aware and begin growing.”
Bagi orang yang luar biasa, cara pandang mereka terhadap terminologi kebahagiaan berbeda dari orang biasa. Mereka akan merasa bahagia ketika mereka dapat terus belajar, berkembang, dan menggapai impiannya. Rasa nyaman yang lama terhadap kondisi saat ini justru dianggap akan mematikan diri mereka. Steve Siebold menggambarkan orang-orang yang luar biasa ini hidup dalam kalimat ini:
“You’re either growing or dying; stagnation does not exist in the universe.”
Perubahan adalah keniscayaan alam semesta.
Memang bukan perkara mudah untuk meninggalkan zona nyaman dalam diri saya sendiri kita. Namun, percaya atau tidak, sekuat apapun kita menahan zona nyaman tersebut, sesungguhnya hukum alam akan menariknya, meski kita tidak menginginkannya. Jadi… orang biasa akan termakan hukum alam, sementara orang luar biasa mengantisipasinya untuk kebaikan dan masa depan.
Keputusan hari ini yang akan membuat kita menjadi orang yang luarbiasa atau yang biasa.
Share ThisTags: habit, luar biasa, nyaman

