Your Ad Here
Jendela » Blog Archive » » Perang PELEPA - bagian terakhir dari 2 tulisan

Perang PELEPA - bagian terakhir dari 2 tulisan

Ide permainan ini sama dengan yang dilakukan para provider paint ball atau airsoft gun: berperang. Hanya saja proses perangnya berbeda. Caranya begini:

  1. Peserta menggunakan perlengkapan seperti yang disebutkan di tulisan sebelumnya disini. Pedang pelepah pisang, tameng dari tutup baskom plastik, topi kertas koran segitiga dengan nama anda tertera yang dibuat persis seperti cara bikin kapal-kapalannya anak TK (kalau ga tau caranya, tanya ama anak TK ato gurunya. Bagi yang jomblo sekalian kenalan deh ama tu guru ^_^), kertas koran yang dilobangi bagian tengah lipatannya, dan tidak lupa kaos kaki…. Ya, kaos kaki milik anda. Kenapa kaos kaki? Punya sendiri lagi? Mungkin itu pertanyaan yang ada di benak anda. Ini karena fungsinya agar anda bisa mengetahui seberapa parah harum mereka itu di tangan anda. Kalau anda sendiri bisa pingsan karenanya, apalagi musuh anda. Hehe…, kena deh, becanda kok. Makanya tu kaos kaki di cuci yang bersih, ama kaki-kakinya juga. Ini sengaja buat mendramatisir aja. Boleh kok pake sarung tangan beneran.
  2. Bagi topinya yang berhasil direbut oleh lawannya atau baju perisai korannya robek hingga tidak mungkin menempel lagi di badan, maka pemain tersebut dinyatakan gugur.
  3. Pedang pelepah pisang digunakan untuk merobek koran yang menempel di badan lawan atau untuk menjatuhkan topi kertas lawan untuk kemudian direbut. Jadi bukan - sekali lagi tidak - digunakan untuk memukul atau menggebuk lawan. Lagian, kasian kan mereka itu teman-teman anda sendiri. Jadi cara menggunakan pedang pelepah pisangnya dengan cara di sodok-sodok atau di toel-toel ke topi atau baju koran musuh anda. Cukup dengan menggunkan pedang pelepah pisang, anda maju untuk merobek baju korannya atau menjatuhkan topi kertas dan merebutnya. Jadi, tolong jangan dibikin runcing pedang pelepah pisangnya itu. Lumayan bikin sakit loh kalau ketusuk.
  4. Strategi permainan perangnya jelas berbeda dengan model perang-perangan dengan paint ball atau airsoft gun yang jauh dari “body contact“. Sedangkan permainan ini jelas “a half body contact“. Jadi seluruh proses penyerangan akan sama sekali menginduk pada pola-pola peperangan di jaman sebelum kemerdekaan dikenal pistol. Misalnya seperti peperangan di jaman Rasulullah SAW dalam perang Badr atau  perang Uhud. Atau kalau mencontoh gaya hollywood seperti misalnya “300″, “Braveheart”, “Lord of The Ring”, atau yang rada konyol “Asterix and Obelix”
  5. Permainan ini juga tidak menutup kemungkinan untuk dipadukan dengan permainan perang-perangan yang sudah ada seperti paint ball dan airsoft gun tentunya. Tentu saja modifikasi ini perlu mempertimbangkan beberapa hal:
    • Pertama, karena mereka tidak bisa menembak, maka mereka diberikan kebebasan menggunakan tutup baskomnya untuk dijadikan tameng dari peluru lawan.
    • Kedua, selama topi kertas tidak terebut lawan atau rompi korannya tidak robek dan hancur karena peluru lawan, maka selama itu pula mereka tetap hidup.
    • Ketiga, karena mereka hanya bisa mati karena terebut topi atau terobek rompi korannya, maka musuh yang menggunakan senjata paint ball atau airsoft gun juga harus menggunakan perlengkapan yang sama, yaitu topi kertas dan rompi koran. Agar ketika sudah saling berhadapan, mereka bisa “membunuhnya”. Jadi ketahuan mana yang masih hidup dan mana yang sudah ko’it. Kan gak asik kalo yang mati selalu yang pegang pedang pelepah pisang terus. Tentu saja keunggulan mereka adalah kemampuan menembak musuh dari jarak jauh dan lumayan bikin sakit pula.

Oya, kalau sebelumnya pernah dengar permainan ini atau pernah lihat publikasinya di internet, tolong dong saya dikasih tau, biar saya juga bisa memperkaya khazanah (apaan tu?) dan juga membuat link kesana. Balas aja lewat comment di bawah.

Kalau belum pernah…, silahkan deh pake permainan ini sepuas-puasnya, free, bebas kok, gratis, alias tidak dipungut biaya. Mmmm… cuma saya juga minta bantuannya lagi nih, kalau memang bakal pake game ini, tolong dinamakan sesuai dengan judul postingan di atas yah… pleaseee. Kali-kali aja suatu ketika saya diminta ikut pelatihan dari tempat kerja saya ke Jerman atau Paris misalnya (masih cuma bisa mimpi ni… *meringis*), terus ternyata disana lagi pake game yang sama persis seperti disini, dan ternyata juga sama nama gamenya… saya jadi bisa tau sejauh mana ini game merambah dunia… cie, peace man. \/

[?]
Share This

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.


Close
E-mail It

Warning: fsockopen() has been disabled for security reasons in /www/freeweb7.com/t/r/a/trainingandgames/htdocs/bahasa/wp-content/plugins/shortstat2/wp-shortstat.php on line 128

Warning: stream_set_timeout(): supplied argument is not a valid stream resource in /www/freeweb7.com/t/r/a/trainingandgames/htdocs/bahasa/wp-content/plugins/shortstat2/wp-shortstat.php on line 129